Minggu, 18 Desember 2011

MI. PLUS QOMARUL WATHON MENCETAK GENERASI QUR’ANI

http://miqomturi.blogspot.com



U
nggul bukan hanya slogan semata namun unggul dibuktikan dengan fakta, begitulah kiranya MI. Plus Qomarul Wathon dalam mengemban misi taktis untuk mempertahankan dedikasi lembaga sebagai lembaga yang  mempunyai karakter kuat dalam pengembangan kualitas pendidikan agama di tengah era teknologi canggih. Sudah ± 8 windu berdirinya MI. Plus Qomarul Wathon tepatnya 1951 yang berada dalam naungan Lembaga Pendidikan Ma;arif NU itu kian mantab dan konsisiten mencetak generasi yang cinta pada Al-Qur’an, tidak tanggung-tanggung dalam menyuguhkan pendidikan sisiwa-siswinya mulai jam 07.00 Wib hingga jam 15.00 Wib yang ditutup dengan sholat jama’ah Ashar, dimana pagi hingga dhuhur disampaikan pembelajaran seperti pada umumnya, kemudian ba’da dhuhur dilakukan pembelajaran yang bernuansa agamis seperti mengkaji kitab suci Al-Qur’an dan kitab kuning juga dilakukan praktek sholat.

Nuansa pembelajaran yang taktis dan dinamis tersebut mendapat respon dan dukungan yang positif dari masyarakat Desa Turi, jadi tak heran kalau MI. Plus Qomarul Wathon Mempunyai gedung termegah di wilayah kec. Turi dengan disertai fasilitas yang lengkap seperti : Lab. Komputer, Lab. Bahasa, Lab. IPA, Perpustakaan, Auditorium, dan sanggar Teater. Yang lebih membanggakan lagi bahwa pembangunan lembaga 75% adalah hasil swadaya masyarakat bahkan para alumni yang bekerja di jakarta-surabaya dan samporna setiap tahun juga mengumpulkan dana puluhan juta demi pembangunan lembaga tersebut. Kekompakan antar pengurus, guru dan masyarakat menjadikan MI. Plus Qomarul Wathon itu mendapat prediket A melalui akreditasi dari BAN-SM ( Badan kreditasi Nasional ) Propinsi Jawa Timur tahun 2010 dengan nilai 94 dan disusul oleh MI. Assyafiiyah keben kec. Turi lamongan dengan nilai 91 prediket (A).

Menyandang prediket A tidak lantas bangga begitu saja, namun MI. Plus Qomarul wathon melalui besutan K.H. Khoiri, S.Ag, M.Ag selaku kepala madrasah dan para stafnya semakin meningkatkan kualitas pendidikan antara IPTEK dan IMTAQ dan pendidikan yang bersifat karakter. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya juara olah raga, juara LMP tingkat kecamatan juga tidak tanggung-tanggung menyabet juara I MTQ dan Tartil tingkat kecamatan selama 5 tahun berturut-turut yang diselenggarakan oleh PPAI kec. Turi Lamongan. Karena itulah masyarakat Turi menuntut untuk dapat mencetak generasi-generasi Qur’ani yang semakin cinta pada Al-Qur’an.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar